Putra Terbaik Kerambitan Tabanan, Alumni Akpol 1992, Resmi Menjabat Wakapolda Bali

DENPASAR, ELANGBALI.ID – Roda mutasi dan rotasi jabatan di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali bergerak. Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Nomor ST/99/I/KEP/2026 tertanggal 15 Januari 2026, sejumlah perwira menengah dan tinggi di lingkungan Polda Bali resmi mengalami pergantian jabatan sebagai bagian dari dinamika organisasi dan upaya penguatan kinerja institusi kepolisian.

 

Salah satu pergantian strategis tersebut terjadi pada posisi Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Bali. Jabatan yang sebelumnya diemban oleh Brigjen Pol I Komang Sandi Arsana, S.I.K kini resmi diserahterimakan kepada Brigjen Pol I Made Astawa, S.I.K, seorang perwira tinggi Polri alumni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 1992 yang dikenal memiliki rekam jejak panjang, solid, dan berintegritas dalam berbagai penugasan penting.

 

Penunjukan Brigjen Pol I Made Astawa sebagai Wakapolda Bali menjadi kebanggaan tersendiri, khususnya bagi masyarakat Kerambitan, Kabupaten Tabanan. Ia dikenal sebagai putra terbaik daerah yang mampu meniti karier dari bawah hingga dipercaya menduduki jabatan strategis di tingkat daerah dan nasional. Kepercayaan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kader Polri asal daerah memiliki kapasitas, kompetensi, dan dedikasi tinggi dalam mengemban tugas negara.

 

Sebelum menjabat Wakapolda Bali, Brigjen Pol I Made Astawa mengemban tugas sebagai Wakil Kepala Detasemen Khusus (Waka Densus) 88 Anti Teror Polri, satuan elit yang memegang peran vital dalam penanggulangan terorisme dan menjaga stabilitas keamanan nasional. Penugasan tersebut menuntut kepemimpinan yang kuat, kecermatan strategi, serta ketegasan dalam mengambil keputusan di tengah tantangan keamanan yang kompleks.

 

Selain pengalaman di tingkat nasional, Brigjen Pol I Made Astawa juga memiliki rekam jejak yang kuat di wilayah Bali. Ia pernah menjabat sebagai Kapolres Badung pada periode 2009 hingga 2010, sehingga memiliki pemahaman mendalam mengenai karakteristik wilayah, dinamika sosial budaya masyarakat, serta tantangan keamanan di daerah pariwisata internasional. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam mendukung tugasnya sebagai Wakapolda Bali, khususnya dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif dan mendukung keberlanjutan sektor pariwisata Bali.

 

Sementara itu, pejabat lama Wakapolda Bali, Brigjen Pol I Komang Sandi Arsana, S.I.K, mendapatkan amanah baru sebagai Kepala Biro Kurikulum (Karokurlum) Lemdiklat Polri. Jabatan ini memiliki peran strategis dalam pengembangan sistem pendidikan dan pelatihan Polri, guna mencetak sumber daya manusia kepolisian yang profesional, modern, dan berintegritas.

 

Mutasi jabatan ini merupakan bagian dari mekanisme organisasi Polri yang bertujuan untuk penyegaran, peningkatan profesionalisme, serta optimalisasi kinerja institusi dalam menghadapi tantangan keamanan yang terus berkembang. Dengan hadirnya kepemimpinan baru di jajaran Wakapolda Bali, diharapkan sinergi internal Polri semakin kuat dan pelayanan kepada masyarakat Bali dapat terus ditingkatkan.

 

Penugasan Brigjen Pol I Made Astawa, S.I.K, Alumni Akpol 1992, sebagai Wakapolda Bali tidak hanya menjadi capaian pribadi, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan bagi masyarakat Kerambitan dan Kabupaten Tabanan secara umum—sebuah bukti bahwa pengabdian, integritas, dan kerja keras dapat mengantarkan putra daerah berkontribusi nyata bagi keamanan dan ketertiban di Bali dan Indonesia.

( dd99 )

Baca Juga:  WNA Inggris Diduga Dianiaya WNA Australia di Area Keberangkatan Internasional
Bagikan ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ELANG BALI
BUDAYA
PENDIDIKAN
SPORT NEWS

Belum ada kontent.

KRIMINAL
OTOMOTIF

Belum ada kontent.

TRAVEL

Belum ada kontent.

INDEX

Belum ada kontent.

LOGO RESMI MEDIA ELANG BALI
IMG-20250702-WA0001